Sunday, December 23, 2007

kemana semangat itu? Mimpi-mimpi itu?

kemana semangat itu? Mimpi-mimpi itu?
kita tak punya apa-apa kecuali semangat dan mimpi-mimpi, dan kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi-mimpi itu!
Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati…
kita tak akan pernah mendahului nasib kita!
Kita lakukan yg terbaik di sini! Dan kita akan berkelana menjelahi Eropa sampai ke Afrika!
…apapun yg terjadi!

~ sang pemimpi by andrea hirata ~

Monday, December 03, 2007

Blamed being drug addicted

Senin 26 November 2007, hari keempat aku menderita demam, batuk, flu, dan radang tenggorokan ringan. Hari itu aku memutuskan untuk berobat ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter pun memberi ku resep tiga jenis obat yaitu: Clavamox 500 (antibiotik), Flugen (obat flue) dan Codeine (obat batuk).
Terkakhir ku minum obat tersebut pada hari kamis 29 November 2007.

Pada hari Sabtu 1 Desember 2007 aku melakukan tes medis untuk keperluan tertentu. Salah satu tes yang kujalani adalah tes urin.
Tak dikira, ternyata saat itu positif ditemukan narkoba di urin ku.. Pihak yang melakukan tes langsung memanggil ku untuk menjelaskan hal tsb. Aku bilang seadanya klo aku gak pernah sama sekali menyalahgunakan obat-obatan. Kemudian pihak yang melakukan tes menanyakan apakah aku sedang minum obat...???
Humm yah, kemungkinan diantara obat yang aku minum sejak tgl 26-29 Nov tsb mengandung narkoba. Walaupun demikian aku kan menggunakannya secara legal, atas resep dokter. Lagipun aku gak tau klo diantara obat tsb mengandung narkoba.
Gimanapun saat itu secara ilmiah aku suspect sebagai pengguna narkoba.. :( aku juga gk bisa ngebantah kecuali memberi keterangan bahwa aku mmg baru saja selesai minum obat beberapa hari sblm tes dilakukan.
Karena saat itu aku tidak membawa contoh dan resep obat yg telah kuminum, pihak yang melakukan tes medik meminta ku utk datang lusa harinya untuk melakukan tes ulang dan membawa surat keterangan dari dokter tempat ku berobat mengenai obat apa saja yg telah diresepkan padaku.
Menjelang tes ulang dilakukan.. aku kembali ke dokter yang memberi ku resep. Beliau menjelaskan codein mengandung zat penenang. Beliau lalu memberikan ku surat keterangan bahwa beliau telah meresepkan obat2 tsb utk ku.
Aku juga mencari info dari teman ku mhswi FK, dia juga menyakan bahwa codeine mmg tergolong zat penenang dan terdeteksi sebagai narkoba saat pemeriksaan urin.
Dua hari kemudian, tes ulang dilakukan thd urin ku... ternyata hasilnya masih positif narkoba... huhuhu... yah aku hanya bisa melakukan pembelaan dgn surat keterangan yg diberikan oleh dokter... semoga aja surat tsb dapat membelaku.
Setelah itu aku mencari info di internet mengenai zat yg namanya codeine..
.
.
http://en.wikipedia.org/wiki/Codeine


Codeine memiliki nama kimia 7,8-didehydro-4,5-epoxy-
3-methoxy-17-methylmorphinan-6-ol dan rumus kimia C18H21NO3.

Codeine (INN) or methylmorphine or is an opiate used for its analgesic, antitussive and antidiarrheal properties. It is marketed as the salts codeine sulfate and codeine phosphate. Codeine hydrochloride is more commonly marketed in continental Europe and other regions.
Codeine is an alkaloid found in opium in concentrations ranging from 0.3 to 3.0 percent. While codeine can be extracted from opium, most codeine is synthesized from morphine through the process of O-methylation.
Approved indications for codeine include:

  • Cough, though its efficacy in low dose over the counter formulations has been disputed.[1]
  • Diarrhea
  • Moderate to severe pain
  • Irritable bowel syndrome

Codeine is sometimes marketed in combination preparations with paracetamol (acetaminophen) as co-codamol or paracod (best known in North America as Tylenol 3), with aspirin as co-codaprin or with ibuprofen. These combinations provide greater pain relief than either agent alone (drug synergy; see synergy). Codeine is also commonly compounded with other pain killers or muscle relaxers such as Fioricet with Codeine, Soma Compound/Codeine, etc. Codeine-only products can be obtained with a prescription as a time release tablet (eg. Codeine Contin(r) 100mg).

http://www.medicinenet.com/codeine/article.htm
BRAND NAMES: Empirin #2, 3, 4; Tylenol #2, 3, 4; Tylenol with Codeine Elixir
DRUG CLASS AND MECHANISM: Codeine is a narcotic pain reliever (analgesic). Its precise mechanism of pain relief is not clearly understood. Codeine is frequently combined with Tylenol or aspirin for more effective pain relief. Please visit acetaminophen (Tylenol) and Aspirin sites for further information.
PRESCRIPTION: yes
GENERIC AVAILABLE: yes
PREPARATIONS: Tablets: 15mg, 30mg, 60mg. Elixir: 12mg/5ml (teaspoon).
PRESCRIBED FOR: Codeine is used for the relief of mild to moderately severe pain.
DOSING: May be taken with food.

http://everything2.com/index.pl?node_id=1544990
Codeine akan beresidu di urine selama 2 hingga 5 hari...

.