Monday, August 03, 2009

Dinning Philosopher

Lima orang philosopher sepakat untuk rehat sejenak dari aktifitas dunia per filosofi an. Akhir nya malam itu mereka memutuskan untuk dinner di sebuah restoran Cina. Mereka berlima duduk di sebuah meja bundar.

Pelayan pun datang menghampiri dengan sopannya, sambil menyodorkan buku menu dan secarik kertas lengkap dengan alat tulis untuk mencatat menu pilihan. Terjadi beberapa komunikasi antar pelayan dan para philosopher, obrolan diantara mereka terdengar kurang jelas. Kurang lebih sama seperti obrolan antara pelanggan dan pelayan restoran pada umum nya lah.
Tampak nya sang pelayan mengetahui bahwa pelanggannya kali ini adalah philosopher, karena kelima pelanggan tersebut menggunakan baju seragam dgn tulisan "I'm a philosopher" di bagian punggung nya, kebetulan juga sang pelayan mengerti bahasa Inggris sedikit-sedikit.
Ternyata kelima orang philosopher tersebut memiliki selera yang sama, mereka semua memilih mie ayam sebagai menu dinner di malam itu.

Dalam 10 menit,.. pesanan pun siap untuk di hidangkan ke hadapan para philosopher. Namun, sebelumnya terbersit di dalam pikiran sang pelayan... Seorang philosoper hidup nya selalu dipenuhi dengan kegiatan berpikir, pasti selalu ada2 saja yang mereka pikirkan. Termasuk juga saat mereka dinner.., mereka akan menyantap makanannya dengan diselingi oleh aktifitas berpikir juga.., saat mereka telah melahap se sumpit mie ayam, mereka akan meletakkan kembali sumpit pada tempat nya dan mengunyah mie tersebut sambil berpikir mengenai sesuatu hal, setelah berpikir barulah philosopher mengambil sumpit dan melahap se sumpit mie lagi..... ah.. dasar philosopher.. tiada hari tanpa berpikir.

Dengan asumsi demikian, sang pelayan spontan memiliki ide 'gila'. Ia hanya menyediakan 5 buah sumpit yang di taruh di sisi kiri dan kanan tiap philosopher yang saat itu semuanya duduk di sebuah meja bundar..., karena philosopher tersebut tidak akan menggunakan sumpit yang disediakan selama mereka dinner.

Dengan sigap sang pelayan menghidangkan mie ayam pesanan para philosopher, lengkap dengan formasi posisi sumpit yang ada di dalam benak pelayan. Kemudian sang pelayan mempersilakan para philosopher untuk menikmati dinner yang telah dihidangkan.

Pelayan dengan ide yang entah dapat darimana, mengamati dari jauh hasil rancangan formasi penggunaan sumpit yang ia ciptakan,... siapa tau bisa jadi topik tugas akhir kuliah part time nya.. dengan topik efisiensi penggunaan resource sumpit restoran.

Sesuai dengan harapan,.. para philosopher sejauh ini, tidak mengalami masalah dalam menikmati mie ayam. Setiap philosopher memiliki cara makan yang seragam,
1. apabila telah selesai berpikir, ia menoleh ke kanan, menunggu sumpit sebelah kanan idle (tidak sedang digunakan rekan di sebelah kanan nya). Kemudian philosopher akan mengambil sumpit tsb.
2. setelah mendapatkan sumpit di tangan kanan nya, philosopher menoleh ke kiri, menunggu sumpit sebelah kiri idle. Kemudian philosopher juga akan mengambil sumpit tsb.
3. setelah mendapatkan kedua buah sumpit,.., philosopher pun mengambil se sumpit mie di mangkuk nya dan melahap nya...
4. selanjut nya philosopher meletakkan kembali sumpit di sisi kanan dan kirinya,.. dan kemudian melanjutkan aktifitas berpikir....

Seru juga melihat ke lima philosopher sedang dinner sambil tetap berpikir.
Ternyata rancangan pola makan sang pelayan menimbulkan masalah besar...
Pada suatu saat,.. kelima philosopher tersebut berpikir terlalu lama... entah apa yang mereka sedang pikirkan.. pokoknya kelima2 nya terlihat sedang berpikir keras dalam waktu bersamaan...
Tiba2 serentak kelimanya selesai berpikir, tampak nya telah mendapatkan ide atas suatu masalah. Dengan serentak pula mereka mengambil sumpit yang sedang idle di sisi kanan nya.,.. namun apa yang terjadi, saat menoleh ke sisi kiri,.. kelima philosopher tidak menemukan sumpit idle di sisi kiri nya. Mereka tetap memegang sumpit yang telah diperoleh nya di sisi kanan, sambil menunggu idle sumpit di sisi kiri nya.....

Celaka deh... terjadi dead-lock.. kelima philosopher saling menunggu sumpit di sebelah kiri nya idle supaya dapat diambil...
Dinner malam itu pun jadi kacau...
Sang pelayan hanya dapat terdiam membisu........
,..
...

Nilai moral:

>> silahkan kalau ada yang mau menyimpulkan nilai moralnya... ^_^

Sunday, August 02, 2009

Senja di Harbour Front

Seharian akhir pekan paruh pertama di habiskan bersama notebook tercinta di flat...
Jam di notebook ku terus bergerak senada dengan fungsi pada kurva yang monoton naik,
x(t) > x(t-1),
atau dengan kata lain,..
x''(t) selalu bernilai positif.

dimana
t adalah waktu yang ditampilkan di jam,
x(t) adalah usia setiap sesuatu yang ada di dunia ini.

x(t) merupakan kurva continue, selalu terdefinisi di setiap domain t anggota real.
x(t) mungkin bukan merupakan kurva mulus,.. lim kiri x(t) mgkn tdk selalu sama dengan lim kanan x(t) dan limit kiri x'(t) mgkn jg tdk selalu sama dgn lim kanan x'(t)

Saat lim x(t) menuju senja di akhir pekan paruh pertama tersebut, terbersit dalam pikiran ku untuk menunaikan maghrib berjamaah di Masjid Telok Belangah di dekat Harbour Front,.. yang selalu ramai di akhir pekan oleh orang2 yang kebanyakan ingin pulang ke Batam.
Sekalian aku juga ingin mengikuti kajian tafsir di Masjid tsb. Telah dua kali kudapati kajian tafsir setiap selepas maghrib di hari Sabtu di Masjid Telok Belangah. Bagi sebagian teman2 lain, mungkin rada kurang sreg dengan kajian2 berbahasa Melayu,... tapi bagi diriku masih oke2 lah.. masih pas di dengar di telinga.. :)

Aku segera berbenah dan meluncur ke Telok Belangah dengan menggunakan public bus sbs-transit 166. Tiba di Masjid saat imam membaca Al Fatihah di rakaat ke dua. Setelah ber wudhu, aku pun segera bergabung dengan jamaah.. ku simak lantunan bacaan ayat2 Al Quran yang dilafadz kan imam... terasa begitu nikmat membasahi hati ku yang sedang kering..
Yah,.. memang di negeri singa ini,.. aku hanya sholat berjamaah rutin saat sholat Jumat saja. Untuk sholat lainnya, hanya kadang2 berjamaah di Masjid. Kebetulan di sekitar flat dan kantor tak ada Masjid.., semoga bukan sekedar alasan ku saja... :)

Seusai maghrib berjamaah,.. dilanjutkan dzikir, doa, dan sholat rawatib ba'diyah. Selanjut nya setelah menunggu beberapa saat, kudapati tak kunjung ada pemateri yang tampil di mimbar. Ah.. sepertinya aku datang pada saat yang tidak tepat., mungkin saat ini tidak ada kajian tafsir.

Aku pun, beranjak meninggalkan Masjid,.. menuju food court, masih di sekitar harbour front. Senja itu kunikmati semangkuk Thaksin Beef Noodle,.. dengan bumbu khas Thailand.... Dilengkapi dengan teh peng atau lazim juga dikenal dengan teh tarik ice, yaitu teh yang di beri susu kental manis.. kemudian di beri ice,.. minuman ini sangat populer di masyarakat di semenanjung malaya.
Kuhabiskan santap malam ku sambil menikmati pejalan kaki dan kendaraan berl lalu lalang.. lampu2 gedung dan jalan2 yang turut menghiasi senja menuju malam...

Setelah menghabiskan makan malam di food court tsb,.. aku memutuskan untuk pulang ke flat. Kali ini aku memilih menggunakan MRT (mass rapid transport), kereta api cepat yang digerakkan dengan tenaga listrik, tulang punggung yang menghubungkan berbagai tempat2 di kota ini... Aku bergerak menuju station mrt harbour front yang berada di bawah tanah,.. aku bergerak melalui salah satu terowongan menuju arah perut bumi...
Sebelum tiba di flat, aku singgah di ShengSiong, pusat perbelanjaan kebutuhan harian, untuk membeli beberapa kebutuhan untuk makan 1pekan ke depan.

Setiba di flat ku dapati teman2 flat sedang asik di depan notebook nya masing2... sepertinya lagi fesbukan... hehehhe..
Ah,.. kenapa fesbuk selalu ingin tau apa2 yang sedang kita alami???

Sunday, April 26, 2009

Science of Love

Barusan blog walking, nemu puisi yang indah di blog nya Pak Armein:
http://azrl.wordpress.com/2009/04/07/loving-you/

Bagian yang paling saya suka di puisi tsb:

Do you realize that you have crafted a new science of love? That one plus one is infinity. You plus me is everything. Two minus one is empty. Everything minus you is nothing…?


Science pun mengerti cinta.. hehehe...
It is so sweeeet... :">

PPLN Singapore

Kinerja PPLN Singapore - http://www.pplnsingapura.org/ - ternyata lebih baik daripada KPU dalam negeri. Setidaknya begitu kesan pertama yang saya peroleh saat berinteraksi dengan mereka.
PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri), merupakan perpanjangan tangan KPU dalam menyelenggarakan pemilihan umum legislatif dan presiden di luar wilayah kedaulatan Indonesia.

Jadi ceritanya, saya mengirimkan email kepada pihak PPLN, menanyakan apakah saya masih bisa mendaftarkan diri agar dapat berpartisipasi dalam pemilu presiden.. pada pemilu legislatif saya tidak terdaftar pada DPT (Daftar Pemilih Tetap), sebab pendaftaran sudah berakhir pada november2008. Saat itu saya belum berdomisili di Singapore.

Saya mengirimkan email pada hari kamis April9th sore, tepat saat pemilu legislatif sedang berlangsung. Hari Jum'at nya adalah hari libur nasional di Singapore.
Pada hari Senin nya, PPLN Singapore langsung menanggapi email yang saya kirimkan. Pada hari itu, saya dan PPLN beberapa kali saling berikirim email. Dari tanggapan yang diberikan oleh pihak PPLN, dapat dilihat bahwa mereka memang profesional dan amanah dalam menjalankan tugas nya. Semoga pendapat saya tidak salah.
Dan kita lihat nanti, apakah nama saya akan terdaftar di DPT pemilu presiden 2009. Semoga saya tidak menarik pujian yang telah saya berikan kepada mereka... :)


Berikut kutipan surat menyurat yang telah saya lakukan dengan PPLN Singapore.

2009/4/13 me <me@gmail.com>:
> Terimakasih, informasi ini akan saya teruskan ke teman2 di kantor.
>
>
> ---
> me
>
>
>
> 2009/4/13 PPLN Singapura <registrasi@pplnsingapura.org>:
>> Tentu saja bisa. Silahkan kirim email saja dengan melampirkan data tersebut.
>> Dan tujuan untuk pemilu presiden.
>>
>> Terima Kasih
>>
>> 2009/4/13 me <me@gmail.com>
>>>
>>> Berikut data saya:
>>>
>>> Nama Lengkap: ***
>>> No. Paspor: ***
>>> Alamat di Singapore (sesuai EP): ***
>>>
>>> Masih ada beberapa orang teman di kantor saya yang juga baru mulai
>>> berdomisili di Singapore Januari ini, dan tentu saja belum terdaftar
>>> juga di DPT KBRI Singapore. Apakah mereka juga bisa mendaftarkan diri
>>> dalam DPT untuk pemilu presiden 2009 dgn mengirimkan data (nama
>>> lengkap, no paspor, dan alamat) seperti yang saya lakukan ini?
>>>
>>> Terimakasih atas tanggapan yang cepat dari PPLN Singapura.
>>>
>>>
>>> ---
>>> me
>>>
>>>
>>>
>>> 2009/4/13 PPLN Singapura <registrasi@pplnsingapura.org>:
>>> > Yth me
>>> >
>>> > Mohon sertakan nama lengkap,no paspor, dan alamat saudara.
>>> >
>>> > Terima Kasih
>>> >
>>> > 2009/4/9 me <me@gmail.com>
>>> >>
>>> >> Salam,
>>> >>
>>> >> Saya telah berdomisili di Singapore sejak Januari2009.
>>> >> Saat ini saya tidak terdaftar di DPT untuk pemilu legislatif.
>>> >> Masih bisakah saya mendaftarkan diri untuk pemilu presiden? Bagaimana
>>> >> cara mendaftarkan nya?
>>> >>
>>> >> Thanks
>>> >>
>>> >> ---
>>> >> me

Varicella Simplex [part2]


Klimaks


t(2)
, tidak yakin dgn hasil diagnosa dokter di klinik jurong point, pagi itu saya ke klinik dokter di dover. Akhirnya positif saya divonis disinggahi oleh varicella zoster.

Dokter memberi mc leave selama 3 hari, dan pada t(4), saya diminta datang utk check up. Beliau meresepkan antivirus acyclovir (2 tablet setiap 3-4 jam, 5 kali sehari), paracetamol (2 tablet 4x sehari, diminum selama demam dan terasa nyeri di tubuh), dan lotion calamine (dipakai malam hari apabila terasa gatal di daerah vesicula). Pagi itu suhu tubuh masih 38+. Malamnya suhu saya sudah 37+ sudah dalam toleransi lah... namun nyeri di tubuh meningkat drastis. Terutama di bagian dada dan liver, diikuti juga dengan sakit kepala, sempat juga berpikiran yang aneh2. Malam itu nyaris gak bisa tidur karena menahan rasa sakit. Kata dokter dan hasil2 googling demam tinggi dan nyeri yang saya rasakan adalah hal yang biasa sebagai efek yg ditimbulkan cacar air, pada orang dewasa efek tersebut memang lebih berat dibandingkan anak2, lumayan membuat diri tenang.
Jumlah vesicula yang muncul mulai bertambah banyak, tersebar di dada, punggung dan perut. Untung teman2 di flat sudah pernah kena cacar air, jadi kekebalan alami tubuh mereka dapat diandalkan agar tidak tertular lagi. Dan hingga saat ini ternyata tidak seorang pun yang tertular.. :) bahkan teman satu kamar sekalipun.. Alhamdulillah, saya tidak menularkan penyakit ke orang lain.
Mengenai penggunaan acyclovir, yang saya dapat dari google dan dokter di Indo, juga ada beberapa versi yang bertentangan. Entahlah saya termasuk beruntung atau tidak karena menjalani terapi acyclovir. :D

Selama varicella zoster beraktivitas di dalam tubuh, saya tetap mandi dua kali sehari. Tentang ini, masyarakat kebanyakan bilang tidak boleh mandi selama cacar masih di tubuh, tapi kata dokter dan sumber2 di internet katanya sih harus tetap mandi spy tubuh tetap bersih sehingga tidak terjadi infeksi sekunder pada cacar.... hehehe... Saat mandi harus berhati2 supaya vesicula tidak pecah, karena kalau pecah bisa menyebabkan infeksi sekunder dan bekas nya bakal susah hilang. Kalau masih demam tinggi memang sebaiknya jangan mandi dulu... Saya mandi dengan air hangat, supaya suhu air nya tidak kontras dengan tubuh yang sedang demam. Harus dipastikan bahwa mandi dengan air yang bersih, agar tidak terjadi infeksi pada vesicula. Untung saja air di sini terjaga kesterilan nya (bahkan aman langsung di minum), jadi saya tidak perlu khawatir.

Walaupun dalam kondisi fisik sedang lemah, seprai dan selimut saya usahakan agar di cuci setiap hari, hal ini juga dalam rangka menjaga kebersihan tubuh dan tempat tidur. Pokoknya di jaga agar tubuh tetap bersih supaya tidak terjadi infeksi sekunder.

Selama terkena cacar, saya tetap menggunakan kipas angin atau AC... dan gak kenapa2.. coz di dalam masyarakat jg ada yang bilang supaya tidak boleh terkena angin.

Tidak ada pantangan makanan apa pun.. Semua makanan saya lahap... Pokoknya kondisi tubuh harus di buat se prima mungkin dengan asupan gizi yang seimbang.

Selama terkena cacar, hindari kontak dengan orang lain.. terutama anak2 dan ibu hamil.. karena bisa fatal. Saat pergi ke klinik, saya tidak menggunakan transportasi umum... meskipun kondisi fisik sedang lemah, saya pergi dengan berjalan kaki dan menghindari orang ramai. Yah.. biasakan lah untuk good behave.. :)

Most recomended.... kalau lagi kena cacar air, sebisa mungkin ada yang nge rawat.. :) gak enak banged ngapa2in dilakukan sendiri. Kalau lagi ngerasa sakit juga jadinya ngomong ke diri sendiri ajah.. heheh.. Mau bersih2 tempat tidur juga sendiri, mau masak sendiri, ke klinik sendiri... kalau mau coba silahkan sajah ^_^ , latihan survive... Masih bisa dipaksa2kan dengan tenaga yang tersisa lah... walaupun gimana gitu... :p
Saya masih bersyukur, keluarga memberikan support melaui telp dan sms.. perhatian banged lah, ampir tiap hari nanyain kabar. Mereka sebenarnya pengen datang dan ngurus2in, tapi saya bilang masih bisa meng-handle, tidak perlu lah datang., lagian adek ku juga lagi butuh perhatian di Indo, coz lagi banyak ujian2... maklum dah kls 3 sma.
Teman2 indo di sini jg bersedia membantu.. membelikan bahan makanan di supermarket, mengantarkan ke klinik saat malam pada t(2). memberikan olahan bahan alami untuk penghilang gatal, dan mereka juga tidak keberatan tetap tinggal satu flat dengan diriku selama aku sakit... bahkan rommate ku juga biasa2 ajah. Lagian mereka juga sudah pernah terserang, dan kemungkinan utk terkena yang kedua kalinya relatif kecil, karena tubuh telah memiliki daya tahan.
Beberapa teman yang di indo juga menemani saya ngobrol, dan memberikan support moral melalui ym, sms,....
Terimakasih kepada seluruh rekan2 yang telah membantu saya selama sakit.. , memberi bantuan moral dan yang paling pentingtelah mendoakan supaya lekas sembuh... :)
Jazakumullaahu..

t(3), suhu tubuh saya sudah kembali normal dan nyeri di sekujur tubuh juga sudah kembali ke dalam batas toleransi (masih agak nyeri sedikit)...
Nah pad fase ini, saya merasakan puncak gatal2 di sekitar vesicula,.. Namun saya sekuat mungkin menjaga supaya tidak menggaruk. Saat tidur menggunakan sarung tangan untuk menghindari auto-garuk secara tidak sadar. Gatal nya gataaaall banged,.. susah di ungkapkan dengan kata2.. JANGAN SAMPAI MENGGARUK!!!
Vesicula kecil juga muncul beberapa di rongga mulut dan terasa seperti sariawan sehingga mengurangi selera makan.. tapi ingat.. harus tetap makan..

t(4), rasa gatal sudah mulai berkurang.. nyeri sudah hilang , dan demam sudah hilang. Hari itu saya kembali ke dokter di klinik dover road untuk berkonsultasi dan check up.
Dokter kembali memberikan terapi acyclovir, beliau juga memberikan ctm untuk mengurangi rasa gatal (cuma saya makan beberapa kali saja, karena tidak lagi gatal), dan obat kumur untuk mengobati vesicula di rongga mulut (tidak saya gunakan)... hehe.. jangan ditiru, berusaha lah untuk patuh pada dokter yah.. :)
Namun untuk acylovir, saya minum secara teratur sesuai petunjuk dokter.
Dokter memberikan tambahan 3 hari lagi mc leave, dan meminta saya datang pada t(7).

t(5), imunitas tubuh mulai terbentuk, dan antivirus juga tampak mulai bekerja. Di sikitar vesicula terlihat berwarna merah dan terjadi peradangan sebagai tanda bahwa aktifitas vz telah ter isolasi. Vesicula baru juga berhenti muncul, calon2 vesicula yang masih sangat kecil (papila) langsung mati dan meninggalkan bekas hitam spt bekas luka sebesar jarum, dan hilang kemudian dengan mudah.
Cairan didalam vesicula juga sudah mulai berubah menjadi keruh (awalnya bening).
Vesicula terisolasi hanya terkonsentrasi di kulit kepala, dada, perut, dan punggung.. di bagian lain tubuh sedikit sekali... Alhamdulillah.. :)

t(5), pada hari ini.. tenaga sudah mulai kembali... sebuah kemajuan...

t(6), check up yang ketiga kali dan terakhir kali nya ke dokter.. Beliau memberikan terapi acyclovir untuk terakhir kalinya. Dan memberikan antibiotik... Saya hanya minum acyclovir saja.. *) jangan di tiru....
hehehe
Semoga saja ginjal saya gak kenapa2 minum banyak obat.. terutama terapi selama 8 hari bersama antivirus acyclovir...
Perlu diingat supaya minum air yang lebih banyak daripada biasnya, hingga masa penyembuhan supaya membantu kerja ginjal akibat minum obat2an.
Dokter memperpanjang mc leave hingga t(13), sehingga saya masuk kerja lagi pada t(14). Namun... aktual nya, saya masuk kerja pada t(13) ... bertepatan dgn hari senin... :p nanggung lah..
Jadi saya menghabiskan 7 hari kerja untuk mc leave selama bersama vz.



Antiklimaks

t(7) hingga t(12) merupakan masa penyembuhan... vesicula berubah menjadi crusta (seperti bekas luka) selama hari tersebut.. dan di nantinya akan terkelupas dengan sendirinya sebagaimana luka pada kulit. Untuk vesicula yang mengalami infeksi sekunder, butuh waktu agak lama menghilangkan bekas nya di kulit.


Epilog

Alhamdulillah saya sudah kembali normal... :)
Humm.. hikmah yang dapat di ambil antara lain:.. dengan terkena cacar air pada saat itu adalah, saya akan bisa merawat istri atau pun anak nantinya apabila mereka terkena cacar air juga (semoga gak kan kena).... karena saya telah memiliki kekebalan alami.. insyaAllah....
Selalu ikhtiar, doa, dan tawakkal dalam segala hal.. termasuk saat sakit supaya lekas sembuh.
may we always survive everywhere and everytime...

Varicella Simplex [part1]

Prolog

Varicella Simplex
, lazim juga dikenal dengan istilah Cacar Air, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster.

Tampaknya telat bagi diriku, disinggahi varicella zoster pada awal usia 25 tahun. Kado yang 'indah' buat ulang tahun ku.... :) Sementara teman2 yang lain kebanyakan sudah pernah kena saat masih kecil.
Baiklah, melalui tulisan ini saya akan berbagi pengalaman sekitar dua pekan bersama varicella zoster yang nge-gemesin.
Tulisan ini saya bagi menjadi part1 dan part2.


variable yang digunakan:
vz, variable yg mengacu ke varicella zoster.
t(i), i E integer, merupakan hari yg relatif sejumlah i-hari terhadap probabilitas proyeksi mulai aktif nya vz.
mc leave (medical certified leave), izin tidak masuk kerja karena sakit


Gejala

Penetapan t(0), didefinisikan pada hari saat saya telah merasakan bahwa saya memang telah menderita suatu penyakit yang butuh perhatian khusus.. *) sekalian di pas2in dgn hari ulang tahun ku.. :p

Kisah ini dimulai pada t(-2), sore itu saya jalan2 dgn teman sekedar refreshing sambil makan duren, sudah cukup lama tidak menikmati buah asli indonesia tersebut. Malam harinya, perjalanan dilanjutkan di sepanjang city hall, esplanade, dan raffless. Kebetulan malam itu bertepatan jg dgn earth hour, beberapa (red: sangat sedikit, limit menuju 0), listrik di kota singa ini pun dipadamkan untuk memperingati earth hour selama satu jam. Entah lah apakah acara simbolis tersebut memang efektif. Saat ini tampaknya memang sedang trend terhadap hal yang bersifat simbolik. Whatever, malam itu saya menghabiskan waktu bersama sekitar 11 orang teman sesama indo hingga pukul 11am di seputar esplanade, tempat simbolik peringatan earth hour. Malam itu saya memang sudah merasa kurang enak badan, terbersit di pikiran saya kemungkinan hanya masuk angin sahaja. Beberapa hari sebelumnya yaitu pada sekitar t(-5) < t < t(-2) saya merasa tidak se fit biasanya.

Esoknya, sepanjang t(-1) saya menghabiskan waktu seharian di flat, dengan maksud untuk beristirahat agar besoknya dapat memulai awal pekan dengan kondisi yg prima kembali. Malam harinya saya masih sempat berbelanja kebutuhan harian di vivo city bersama teman flat.

Pada t(0) sore, saya merasakan kondisi tubuh memburuk drastis. Sudah mulai merasakan demam ringan dan pusing. Saya mulai berpikir tampaknya ada yang salah dgn kondisi kesehatan. Sore itu, saya pulang dari kantor agak sedikit cepat dari biasanya. Setelah sedikit istirahat, makan malam, dan minum paracetamol di flat, suhu tubuh mulai bergerak mendekati normal dari arah kanan. Dan disekujur tubuh terasa nyeri2.

Keesokan harinya, pada t(1), saya sudah merasa mulai membaik, hanya demam ringan dan sedikit pusing, masih dalam batas toleransi pribadi lah. Pun juga masih berangkat kerja. Pada sore hari nya, saya merasa sangat kedinginan dan menggigil. Tampaknya hal ini sebagai akibat kontras suhu rendah yang dihasilkan aircon ruangan kerja dgn panas yang tidak normal dari dalam tubuh. Akhirnya diputuskan lah untuk ke dokter. 05.30am, dengan perjuangan yang berat akhirnya saya tiba di klinik dover road. Namun apa hendak di kata, ternyata klinik nya tutup... :( Saya memutuskan utk kembali ke flat. Setiba di flat pukul 06.00am sholat ashar dan langsung tepar di tempat tidur. Suhu tubuh ku terus terasa naik (dah kayak cacing kepanasan).. saat di ukur ternyata sudah mencapai 39+. Klinik yang masih buka lokasinya jauh dari flat. Beresiko kalau berangkat sendiri, aku minum paracetamol lagi untuk menurunkan suhu tubuh.. panas nya dah lewat toleransi... :(( udah gk tahan..
Akhirnya pada pkl 08.30am, teman ku sudah di flat.. bersama salah seorang teman flat, saya berangkat ke klinik di jurong point. Oh iya, sebelum ke klinik aku telah menemukan sebuah vesicula (rongga berisi cairan di bawah lapisan epidermis pada permukaan kulit). Aku sempat berpikir kemungkinan terkena campak atau cacar air. Saat diperiksa oleh dokter, ia hanya mengatakan demam biasa... bahkan setelah ku perlihatkan vesicula. Payah juga tuh dokter...
Beliau memberi saya 1hari mc leave, dan meresepkan obat paracetamol, lotion kulit (utk vesicula), obat penghilang mual (coz sempat nge rasa agak2 mual jg)... aku yakin nih dokter salah diagnosis. Obat nya gk kuminum, saya cuma minum paracetamol untuk menurunkan suhu tubuh dan menghilangkan rasa nyeri di tubuh. Bisa bahaya klo suhu ku tembus 40celcius. Akhirnya saya stabil di suhu antara 37 dan 38+, baru sekitar jam 2pm bisa tertidur.

[cont...]

Sunday, April 12, 2009

Suspending my facebook account

Today i suspended my facebook account for a while. I'll be back later, not defined it yet when it would be.

Why i did it?
Just a simple reason: I think facebook has take a lot of my time on it. :)
I need to live and exist in the real world more than such virtual world.
I still have this blog to show up and share anythings with others. It is more productive than facebook i think...

Thursday, April 09, 2009

Free Mobile Islamic Application in Java

Adzan
http://www.searchtruth.com/mobile/azan/download_mobile_azan.php


AlQur'an in Arabic and Indonesian
http://www.ziddu.com/download/3582175/QRBasic_ArabIndo_5.0.zip.html
http://kewlshare.com/dl/7203acd7f9c4/QRBasic_ArabIndo_5.0.zip.html
http://uploaded.to/?id=lgaa8b

Kematian Hati

Kutipan dari
(alm) Ust. Rahmat Abdullah


Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut.

Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.
Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya?

Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?


http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=6283

Tuesday, April 07, 2009

Bagaimana melakukan restart bash shell??

Bagi pengguna linux dan unix ada kalanya anda memerlukan penyuntingan terhadap konfigurasi bash shell yg ada pada file .bashrc di home directory.
Misalnya, menambahkan alias, environment variable, classpath, path, dan lain-lain.

Agar perubahan tersebut aktif, anda tidak perlu melakukan logoff terlebih dahulu (ctrl+alt+del), apalagi melakukan restart operating system. Cukup restart bash shell dengan menggunakan perintah berikut:
> source ~/.bashrc

atau dengan perintah berikut:
> . ~/.bashrc

Wednesday, March 18, 2009

ITB = Produser narsisus???

Beberapa hari ini di milis2 ramai di bahas sebuah tulisan di blog yg judulnya lebih kurang mengatakan bahwa ITB adalah produser narsisus
http://sweetchizkeik.multiply.com/journal/item/364/ITB_Produser_Narsisus

Singkatnya, penulis men-judge bahwa.... mostly ITB (junior maupun senior) telah terjangkiti virus narsisus...
Di akhir blog nya, penulis berpesan sbg berikut:
Jika ada yang membaca ini dan termasuk alumni ITB yang menyangkal, ya nggak papa juga. Kan di awal sudah dikatakan bahwa ini adalah hasil observasi saya selama bekerja sebagai Head Hunter. Saya cuma mau berpesan: Janganlah jadi Narsisus. Kami sudah tahu anda hebat, tetapi tidak perlu membesar-besarkan kehebatan anda. Kami tahu persis anda pintar, dan mungkin terpintar se-Indonesia. biarkan prestasi anda yang bicara. Kalau tidak bisa se-Indonesia, jadi paling pintar se-Bandung saja masih oke kok. Jangan biarkan imej yang melekat di ITB adalah Produser Narsisus. Sudah cukup banyak Narsisus di negeri ini.


Berikut tanggapan saya:
Alhamdulillah, saya bersyukur ditakdirkan menjadi ITB'ers... Terimakasih telah menghargai kami sebagai orang2 pilihan yang merupakan putra-putri terbaik bangsa.
Kami menyadari kelebihan yang kami miliki, dan dibalik kelebihan2 tsb jg terdapat amanah yang harus kami laksanakan.
Kami akan selalu menjaga amanah tersebut dengan terus berkarya dan memberikan manfaat bagi setiap orang yang berada dalam jangkauan kami.. :)