Cobaan yang kualami hari ini
Sudah empat hari aku menderita penyakit di lengan dan kaki. Bintik2 berwarna merah di kulit dan gatal gitu.. Aku sangat malas berobat ke dokter. Biasanya klo sakit demam, flu, atau apapunlah selalu yakin pada imunitas diri yah sebagai dalih untuk tidak mengunjungi dokter. Soalnya kalo ke dokter kan bayarnya mahal untuk ukuran ku sebagai mahasiswa. Ada juga sih yang murah di klinik kampus... tapi pelayanannya mengecewakan. Kalo untuk sakit yang serius sebaiknya jangan ke sana deh.. :P
Aku khawatir menderita campak, cacar, atau penyakit sejenisnya. Lima hari lagi kan mau wisuda. Keluarga ku semuanya akan ke Bandung. Sangat tidak diharapkan aku sedang sakit di hari tersebut. Aku ingin membahagiakan keluarga ku yang hampir setahun sudah tak jumpa dengan mereka. Aku dah merencanakan agenda selama keluarga ku di Bandung. Untuk ayahanda dan ibunda ku tercinta serta adinda.. ;)
Aku berdoa kepada Allah SWT semoga semuanya berjalan dengan baik. Aku ingin memberi pelayanan yang terbaik selama ayahanda, ibunda, dan adinda ku di Bandung.
Sebelumnya dengan bantuan mbah google aku coba mendiagnosa sendiri penyakit ku. Dari sana aku dapatkan kemungkinan penyakit ku bukan campak, cacar, dan sejenisnya. Soalnya aku tidak demam. Dan juga bukan demam berdarah tentunya. Selain tidak demam.. bintik2 merah tersebut juga hilang saat kulit kuregangkan.. Lalu aku berhipotesa kemungkinan hanya digigit serangga.. jadi sejak bintik2 merah itu muncul aku coba mengobati dengan balsem. Namun setelah empat hari gak ada perubahan. Dan di hari keempat aku mulai terasa agak panas.. tapi masih normal sih.. saat diukur dengan termometer suhu badanku 34-35 derajat celcius.. Aku memang sering membawa termometer. Sebab gampang demam gitu kalau kerjaan lagi overload. Mungkin aja badanku yang kerasa agak panas itu bukan karena penyakit yang sedang ku derita tapi akibat aktifitas beberapa hari sebelumnya rada2 overload.
Khawatir akan menjadi semakin memburuk, akhirnya aku putuskan untuk berikhtiar mengunjungi dokter.. berat juga sih mengambil keputusan tersebut.. alhamdulillah aku sedang ada uang berlebih. Malam ini ba'da sholat isya berjamaah di Salman aku langsung ke klinik kimiaFarma. Tidak jauh dari kampus, satu kali naik angkot dengan ongkos seribu rupiah dan perjalanan selama sekitar 5 menit kalau tidak macet. Dibandingkan RS Boromeus, kata teman2 lebih murah di sana.
Sebelum mengunjungi dokter aku mengambil uang ke atm. Kemudian baru masuk keruangan tunggu pasien. Giliranku pun tiba... dan setelah diperiksa.. alhamdulillah tidak ada yang serius. Sesuai dengan diagnosa ku bahwa aku digigit oleh serangga. Kata dokter mungkin karena tidur di kasur kapuk atau karpet gitu.. Aku pun lega.. tapi cuma sesaat.. sebab dokternya kemudian ternyata memutuskan untuk menyuntik ku.....hoooooo.. tidak aku takut sekali dengan suntik. Hingga saat ini pun aku belum pernah memeriksa golongan darahku karena takut saat mengambil contoh darah.. hikss... Apa mau dikata aku beranikan diri saja sebagai konsekuensi ke dokter.. Nanti kalau mau ke dokter lagi harus mikir2 dulu =(
Setelah itu aku di nasehati klo mandi pakai sabun bayi dulu ajah.. terus jangan tidur di kasur kapuk ataupun karpet.. jaga kebersihan.. dll... gak ingat semuanya. Kenapa gak dikasih catatan aja sama tuh dokter. Ternyata dokter gak kayak software engineer yang menyediakan user manual untuk setiap pengguna software yang dikembangkannya. Kalau ada dokumentasi orang lain tentu dapat membaca kembali setiap saat. Ya udah aku coba2 aja mengingat nya.. Selanjutnya aku diberi resep obat..
Ternyata uangku kurang... ya udah ambil di atm lagi.. dah terlanjur ke dokter sekalian aja beli obatnya. Lumayan banyak uang yang kukeluarkan malam ini. Semoga aja tuh dokter gak mendzalimi ku dengan bayaran yang relatif mahal bagiku.. piss..
Kemudian aku ke apotek untuk menukarkan resep tersebut. Saat membayar obat.. astaghfirullahal adzim.. ternyata kartu atm ku tertinggal di masin atm. Segera aku berlari meninggalkan apoteker dan memeriksa ke mesin atm tempat aku tadi mengambil uang.. Yah.. kartunya sudah tidak ada lagi. Aku berharap kartunya tertelan mesin ATM dan tidak diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Soalnya slip transaksiku masih tersangkut di ATM tersebut.. berarti tidak ada orang yang melakukan transaksi dengan ATM ku ataupun ATM lain setelahku. semoga saja..
Ya Allah.. janganlah Engkau beri aku cobaan diluar kemampuanku. Aku sudah membersihkan tabunganku tersbut ku dari hak orang lain..
Kalau hilang.. gagal deh rencana jalan2 dan shopping bersama keluargaku. Bahkan mungkin aku bakal minta uang ke mereka.. hiks.. Gajiku bulan ini juga dah ditransfer sebagian ke rekening tabungan tersebut. Jadi uang cadangan di luar tabungan ku tersebut ada sekitar setengah gajiku bulan ini ditambah pengembalian spp semester ini. Karena aku lulus november.. maka spp ku semester ini dikembalikan dengan pemotongan biaya administrasi. InsyaAllah cukup untuk biaya hidup normal 1 bulan kedepan.. Tentu saja tidak mencukupi untuk jalan2 dan shopping bersama keluargaku.
Aku terus berdoa agar uangku yang telah kuperoleh secara halal tersebut tidak hilang.
Humm.. aku segera kembali ke apotek, menyelesaikan transaksi dan kemudian ke bank Muamalah tempatku menyimpan uang. Berharap di sana ada satpam yang jaga malam. Aku gak tau nomor hotline bank tersebut. Kebetulan bank tersebut berada di dekat Salman.. masjid kampusku. Ternyata tak ada pula satpam yang kutemui disana. Nomor hotline bankMuamalah 0227331550 dan 0227309119 yang kuperoleh dari 108 pun tak ada gunanya. Tampak tidak valid. Lalu aku menuju ComLabs.. beraharap ada yang punya kartu bankMuamalah. Sebab di kartu atm tentu ada nomor hotlinenya. Setibanya disana.. ternyata tak ada yang punya.. hingga akhirnya dendi salah seorang asisten ComLabs dibagian staff unit pelatihan datang.. dan alhamdulillah dia punya kartu atm bankMuamalah. Dari nomor yang tertera pada kartu atm tersebut, aku langsung menelepon ke hotline bankMuamalah pusat 0212511616. Satu kali... lagi sibuk.. dua kali masih sibuk... dan pada panggilan ketiga akhirnya tersambung juga.. dan aku segera meminta blok kartuku.. kebetulan aku selalu membawa buku rekening tabunganku di tas.. jadi aku bisa dapat nomor rekeningku. Saat petugas hotline meminta data2 konfirmasi untuk pemblokiran kartu.. entah kenapa tiba2 telponnya terputus.. kecewa.. :( aku coba lagi menghubungi.. untuk yang kedua ini proses pemblokiran berhasil. Dan saat kutanya saldo rekeningku .. alhamdulillah masih sesuai dengan saat terakhir aku mengambil.. jadi kemungkinan kartunya tertelan mesin atm benar. Sebab kalau setelah beberapa detik kartu tertinggal di mesin atm akan otomatis tertelan.
Ponsel ku pakai kartu cdma mobile8.. jadi walau melakukan panggilan interlokal.. tarifnya relatif jauh lebih murah dibandingkan ponsel gsm. Aku kembali bersyukur atas hal tersebut.
Besok pagi2 aku harus ke bank untuk mengurus penggantian kartu.. atau minta tolong diambilkan kartu yang tertinggal di atm.. liat besok aja.. aku dah capek kali pun hari ini..
Gak jadi mau lembur malam ini di eBdesk.. =(
Ya Allah ampuni lah dosa2 ku ini... Semoga cobaan ini menjadi penghapus dosa bagiku.. amin...

