ITB = Produser narsisus???
Beberapa hari ini di milis2 ramai di bahas sebuah tulisan di blog yg judulnya lebih kurang mengatakan bahwa ITB adalah produser narsisus
http://sweetchizkeik.multi
Singkatnya, penulis men-judge bahwa.... mostly ITB (junior maupun senior) telah terjangkiti virus narsisus...
Di akhir blog nya, penulis berpesan sbg berikut:
Jika ada yang membaca ini dan termasuk alumni ITB yang menyangkal, ya nggak papa juga. Kan di awal sudah dikatakan bahwa ini adalah hasil observasi saya selama bekerja sebagai Head Hunter. Saya cuma mau berpesan: Janganlah jadi Narsisus. Kami sudah tahu anda hebat, tetapi tidak perlu membesar-besarkan kehebatan anda. Kami tahu persis anda pintar, dan mungkin terpintar se-Indonesia. biarkan prestasi anda yang bicara. Kalau tidak bisa se-Indonesia, jadi paling pintar se-Bandung saja masih oke kok. Jangan biarkan imej yang melekat di ITB adalah Produser Narsisus. Sudah cukup banyak Narsisus di negeri ini.
Berikut tanggapan saya:
Alhamdulillah, saya bersyukur ditakdirkan menjadi ITB'ers... Terimakasih telah menghargai kami sebagai orang2 pilihan yang merupakan putra-putri terbaik bangsa.
Kami menyadari kelebihan yang kami miliki, dan dibalik kelebihan2 tsb jg terdapat amanah yang harus kami laksanakan.
Kami akan selalu menjaga amanah tersebut dengan terus berkarya dan memberikan manfaat bagi setiap orang yang berada dalam jangkauan kami.. :)


2 komentar:
anak ITB narsis? emang bener sih.. merasa hebat gitu. Emang hebat sich,, tp ya jgn narsis gtu donk he he
trus katanya ikatan alumninya kuat, jd kalo ada yg mau cari kerja tinggal contact aja, ntar langsung dapet job deh. Bukannya itu nepotisme? lalu dimana letak persaingan sehatnya?
ehem.. apakah ikatan alumni (dalam hal tertentu) bisa termasuk kategori nepotisme ya?
he he peace yo..
kata sapa klo mau cari kerja tinggal contact alumni?? klo anak nya bego mah alumni mana yang mau ngasih kerjaan.. :p
Post a Comment