Perjalanan Cita-cita dan Impianku
Menurut memori yang kuingat saat ini, cita2 pada diriku pertama kali terbersit sebelum aku masuk ke dunia pendidikan formal. Saat itu aku bercita2 menggantikan H. Imam Munandar. Gubernur Propinsi Riau saat itu, tempat aku lahir dan dibesarkan. Kenapa yah aku pingin jadi gubernur? Gak tau juga kenapa..., jumpa dgn Imam Munandar aja sampai sekarang gak pernah... Pokoknya setiap kali ditanya ama orang2, dengan pede nya aku jawab ingin nge gantikan Imam Munandar.
Saat masuk TK, cita2 ku berubah seketika, saat itu aku ingin menjadi Dokter... sampai2 dua kali karnaval siswa2 TK se kota Pekanbaru (saat aku kelas Nol Kecil dan Nol Besar) aku menggunakan kostum dokter. Mama ku pun membelikan ku seperangkat kotak P3K.... hihihi... Cita2 tersebut bertahan hingga aku kelas 3-4 SD.
Saat SD cita2 ku be-revolusi. Aku ingin menjadi seorang ilmuwan.. gak tau ilmuwan apa. Aku ingin menemukan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang. Apa pun lah itu... cita2 yang sangat abstrak dari seorang bocah. Kayaknya saat itu cita2 ku menjadi lebih general. Ini peningkatan atau penurunan kualitas cita2 yah???
Selanjutnya saat masuk SMU, papa ku cerita bahwa di perguruan tinggi tempat beliau bekerja akan dibuka program studi Teknik Informatika yang bekerjasama dengan ITB.. Papa ku pun sempat ke Bandung terkati hal tersebut. Beliau menceritakan segala sesuatunya mengenai program studi tersebut... Yang kusimpulkan saat itu dari cerita2 papa ku adalah Teknik Informatika itu kerjaannya main2 in komputer gitu lah. Humm komputer?? Aku baru megang komputer pertama kalinya waktu kelas 3 SMU, sebelumnya palingan pernah liat2 beberapa kali orang lain yang sedang mengoperasikan komputer....
Kayaknya seru juga tuh jurusan teknik informatika, walaupun sebenarnya gak gitu tau ngapain sebenarnya kerjaan anak2 jurusan tsb. Aku baru tau kerjaan anak2 informatika setelah memasuki tahun kedua di IF-ITB...
Sekonyong2 saat SMU aku jadi tergila2 dengan IF... sampai terbawa2 mimpi lho..
Setelah mengetahui bahwa masuk IF-ITB sangat sulit.. bahkan menurut versi bimbingan belajar, passing grade IF-ITB adalah yang tertinggi di Indonesia. Mendengar itu aku menjadi tertantang dan semakin menguatkan tekat ku untuk mengejar IF.. Kayaknya aku milih IF bukan karena aku sudah mengerti nantinya anak2 lulusan IF itu bakal jadi apa.. ckckckck...
Alhamdulillah aku berhasil masuk IF-ITB, sesuai dengan impianku.. selama di sana aku menekuni ilmu di bidang IF dengan sungguh2. Saat akan lulus dari IF, aku memiliki cita2 baru untuk bekerja di perusahaan Telco.. yah.. kini cita2 ku sudah beralasan, dan terencana. Aku telah memiliki draft tahapan2 apa yang hendak aku peroleh ke depannya beriut konsekuensinya. Bukan sekedar pilihan buta seperti aku yang sebelum2 nya.
Alhamdulillah kini aku telah bekerja di salah satu perusahaan telco ^_^, my dream came true. Selanjutnya apalagi?? Aku masih punya banyak cita2.. baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat.. kehidupan pribadi, masyarakat, keluarga, pendidikan lanjutan, ... dll.. Untuk cita2 yang belum tercapai.. gak usah ditulis deh ... hehehe..
Aku akan selalu berusaha untuk mendapatkannya.. I entrust my dream for shooting the star.
InsyaAllah aku akan menggapai nya....
.


1 komentar:
mau jadi gubernur Riau? kenapa tidak? coba aja kak eh bang sekarang. biar riau agak maju sikit dan punya mall agak beberapa. masa propinsi kaya kek gitu keliatan miskin sih.
Post a Comment