Kala JK main ke kampus
Akhir pekan kali ini libur 3 hari.. long weekend deh. n_n
Kesempatan yang baik untuk main2 ke Bandung. Mengunjungi kampus ku ITB tercinta. Aku tiba di kampus jumat pagi, sekitar pukul 10.
Malamnya aku menginap di ComLabs. Hingga pagi pukul 06.00 aku pulang ke kost. Beberapa barang2 ku ku tinggalkan di ComLabs. Malam saat aku menginap di ComLabs, temanku fathah bilang besok pagi di kampus bakal rame.. karena wapres JK dan amien rais bakal main2 ke bandung. Cuma itu ajah, gak ada isu2 lain yang beredar di teman2, milis, maupun forum.
Pukul 08.30 aku kembali ke kampus, tapi suasana berubah drastis saat aku menginggalkan kampus 2.5 jam sebelumnya. Semua pagar tertutup bagi siapa pun untuk memasuki kampus. Celah-celah yang ada ditutup dengan kawat. Ada apa gerangan? Ternyata hal tersebut terkait dengan kedatangan orang yang dianggap sebagian orang sebagai orang nomor dua di Indonesia saat ini, siapa lagi kalau bukan wapres JK.
Seluruh bagian kampus disterilkan. Tidak ada seorangpun yang boleh masuk wilayah kampus hingga pukul 15.00. Wew.. apa2an ini, koq tiba2 ada aturan seperti ini?? Kalaupun mesti seperti ini kenapa gak di kabarkan jauh hari sebelumnya sedemikian sehingga warga kampus dapat mempersiapkan diri. Koq bisa yah tamu mengusir penghuni rumah yang dikunjunginya...
Lebih aneh lagi, aturan tersebut juga TIDAK JELAS. Saat mencoba masuk di gerbang belakang, malah di suruh masuk lewat depan. Lalu saat masuk lewat gerbang depan malah disuruh masuk lewat belakang. Gak jelas banget niy panitia.. juga orang2 rektorat yang telah menyelenggarakan acara tersebut.
Selanjutnya.. muncul pertanyaan, kapan pemberitahuan mengenai bahwa kampus harus disterilkan?? Selidik punya selidik, ternyata memang telah diberitahukan satu hari sebelumnya pada pukul 23.00 WIB. Dan pengumuman hanya ditempelkan di dekat pos penjagaan satpam di gerbang depan.
Ternyata begini yah cara pengamanan JK saat datang ke kampus. Tak tau lah salah siapa.. malas mengusutnya. Yang jelas keadaan tersebut telah merugikan banyak warga kampus. Ujung2 nya jadi kesal dengan JK.. yang awalnya cuma sedikit sensi.. sekarang jadinya gak ada rasa simpati sama sekali dgnnya.. juga dengan pihak2 pengamanan.. mungkin dengan rektorat juga. Gak tau sampai kapan kehilangan rasa simpati tersebut bakal berlangsung pada orang2 yang merasa telah dirugikan.
Aku pun ke kampus gak niat pingin liat batang hidungnya JK. Aku ke kampus pingin ketemu ama teman2 di ComLabs dan sambil nostalgia mengingat masa2 saat masih mahasiswa dulu. Tapi tetap aja gak boleh masuk.. capee deh.
Waktu baca2 rileks ada yang nulis kayak beberapa yg dirugikan sebagai akibat kedatangan JK:
Waktu baca2 rileks ada yang nulis kayak beberapa yg dirugikan sebagai akibat kedatangan JK:
- nak sith'06 harus ujian di selasar msjd salman?!? UJIAN gitu LOH!!
- beberapa temen gw yg di biologi jg ga bisa TA walau 5 menit aja,,pdhl TA di bio ktnya bahaya kalo ditunda. khan makhluk hidup,,kalo kasih makan telat,or telat ganti mediumnya, or dll,,bisa MATI bakteri or hewannya!! Bayangin coba DEMI sesuatu yg kayak kuliah umu yg sebenernya bener2 ga umum,,banyak pihak yg harus dikorbanin
- n, ga nyangka,,katanya ada juga KETUA BPPT (dosen kita juga) yg ga boleh masuk!! PLIZ DEH!?! Ketua badan tekno ni negara gitu loh,,aneh ya koq beliau ga dapet undangan?!? Jadi curiga...
Komentar2 lainnya liat sendiri deh di rileks.
Oh iya mau nambahin juga, acara seminar yang ngundang Amien Rais dgn semena2 dipindah ke Sabuga dengan pemberitahuan dari rektorat satu hari sebelumnya.
Terus acara Free Saturday Lesson yang awalnya bakal diadakan di ComLabs pagi ini. Jadinya dipaksa pindah ke Annex.. jadi gak enakan sama pembicara yang dah di undang. Koq baru di suruh pindah ke annex beberapa jam sebelum acara dimulai. Padahal tuh acara di ikuti secara teleconference oleh beberapa instansi lain.. <_<>
Ada yang lagi demo
Ada yang lagi demo dan bawa spanduk

Puluhan mahasiswa Biologi '06 terpaksa UTS di selasar Salman,
karena gak boleh UTS di kampus
Pemimpin itu tak berdaya tanpa rakyat. Pemimpin yang kuat adalah yang mendapat dukungan penuh rakyatnya. Rakyat tanpa pemimpin tetap hidup, tetapi pemimpin tanpa rakyat tidaklah bermakna.



1 komentar:
liburan yang aneh ya kakak wkwkwk tapi seru....
Post a Comment