Saturday, April 07, 2007

Ini adalah yang terbaik bagiku...

Tausyiah ini terutama untuk diriku. n_n

Setelah kita berusaha dengan penuh kesungguhan dan mohon doa dari Allah, maka selanjutnya apa pun yang kita peroleh itulah yang terbaik dari Allah untuk kita. Usaha yang kita lakukan tentunya harus mengikuti sunnatullah baik yang tertulis (misal: Al quran dan Al Hadits) maupun yang tidak tertulis (misal hukum alam)
Namun kebanyakan diantara kita mungkin secara sadar ataupun tidak sadar apabila memperoleh sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya acap kali menyesali pilihan atau tindakan nya di masa lalu adalah sesuatu yang salah sehingga berakibat kegagalan untuk memperoleh hal yang diharapkan.

Misalnya dalam mencari kerja, kita gak pernah mau melamar atau gak pernah mau mengikuti prosesi rekrutmen dengan sungguh2, gak mungkin dunk kita tiba2 saja diterima bekerja di suatu tempat.
Apabila kita telah berusaha dengan sungguh2, dan kemudian kita masih belum mendapatkan pekerjaan di tempat tsb, atau malah dapat di tempat lain yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Yah berarti itulah yang terbaik utk kita. Bisa jadi ada tempat lain yang dijanjikan Allah yang lebih baik. Atau bisa jadi Allah memberikan jalan lain bagi kita, misalnya berwirausaha. Dengan demikian kita tidak boleh putus asa dengan kegagalan tsb.
Sebenarnya di setiap kali gagal kita tidaklah gagal, namun seusungguhnya kita telah berhasil mengetahui penyebab kegagalan tsb.
Kita haruslah berpikir positif.. seperti status ym salah satu adekku saat ini.. "Just positive thinking, okey". Berpikiran positif akan meningkatkan kinerja kita kedepannya.


Diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:

"Bersungguh-sungguhlah dalam menuntut apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali kamu bersikap lemah. Apabila kamu tertimpa suatu kegagalan, janganlah kamu berkata: 'Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini atau begitu', tetapi katakanlah: 'Ini telah ditakdirkan oleh Allah; dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki'; karena ucapan 'seandainya' akan membuka (pintu) perbuatan syetan."

0 komentar:

Post a Comment